Berawal dari sebuah band sekolah semasa SMA kami yang bersekolah di satu sekolah yang sama memulai petualangan band ini. Terbentuk pada 6 September 2007 dengan nama awal “Name of Broke” tidak membuat kami gentar untuk menjajal beberapa pangung sekolah terutama di setiap acara pensi. Dengan formasi awal: Duix (bass/vocal), Adi (gitar/vocal), Moyo (gitar rythem) dan A’an (drum), kami yang mengusung …aliran pop punk ini ter-influence dari beberapa band luar negeri seperti; Blink-182, New Found Glory, Sum 41, Simple Plan, Box Car Racer, Angels and Airwaves, dan Plus 44.
Setelah aksi panggung pertama kami di sebuah acara pensi pada akhir 2007 A’an memutuskan keluar namun tidak beberapa lama posisinya digantikan oleh Andi yang juga teman SMA kami. Pergantian posisi itu sempat membuat Name of Broke ikut merombak posisi masing-masing personil menjadi: Duix (vocal/gitar), Adi (gitar/back.vocal), Moyo (bass/back.vocal) dan Andi (drum). Dengan perubahan posisi ini kami merasa lebih nyaman dan lebih menambah semangat kami dalam bermusik.
Setelah sempat mengikuti ajang festival band pelajar pada awal Juni 2008 kami membuat rekaman demo yang berisikan empat lagu. Demo ini kami buat sebagai media reverensi kami dalam bermusik, namun dipertengahan Agustus 2008 Andi memutuskan mundur karena kesibukan pribadinya. Karena kejadian itu band kami sempat vakum beberapa bulan untuk beristirahat dan mempersiapkan konsep baru. Setelah dipersiapkan dengan matang pada November 2008 Adi mengajak Gio yang juga temannya sejak kecil untuk mengisi kekosongan di posisi drum. Setelah beberapa kali latihan kami merasakan kecocokan dengan Gio dan mengangkatnya sebagai drumer tetap band kami sampai saat ini. Di saat inilah perubahan nama band terjadi. Nama “Name of Broke” pun kini berubah menjadi “Magic Flame”. Nama Magic Flame yang berarti api yang ajaib adalah sebuah harapan untuk dapat menghidupkan kembali semangat setiap orang yang mendengarkan dan menikmati karya musik kami.
Pada pertengahan Juli 2010 setelah mengikuti acara festival di luar Denpasar Moyo sempat menyatakan mundur karena susahnya ia membagi waktu antara kuliah dengan aktivitasnya di band dan karenanya Magic Flame sempat melakukan beberapa kali pergantian personil hingga beberapa bulan setelahnya Duix pun menyusul karena alasan satu dan lain hal. Namun setelah melakukan beberapa kali pergantian personil akhirnya Moyo kembali setelah menerima ajakan Adi dan kembali mengisi posisi bass, serta mengajak Gus Arik yang kami kenal melalui sebuah grup di situs jejaring sosial untuk mengisi posisi vocal. Kami pun lalu mengajak Aldy yang juga teman Gus Arik untuk mengisi posisi gitar rythem.
Seiring dengan berjalannya waktu, bermaksud untuk menambah warna pada musik kami akhirnya pada september 2011 kami mengajak Andi yang juga teman Aldy untuk mengisi posisi Synthesizer.
Dan kini formasi personil Magic Flame adalah:
• Arisaputra (Vocal)
• Adi Darma (Gitar)
• Aldy Agustian (Gitar)
• Agus Sanjaya a.k.a Moyo (Bass)
• Andi Prayoga (Synth)
• Adeyaka Giovani (Drums)
Dengan formasi ini kami berharap inilah formasi terakhir kami yang utuh dan dapat membangkitkan kembali inspirasi bermusik yang positif bagi Magic Flame. Dan kini kami telah mempunyai beberapa single demo yang masing-masing berjudul: Sahabat Terbaik, Terdiam dan Terluka, Bangkit, dan Kembali ke Rumah. Single-single ini sering kami bawakan disaat mengisi berbagai acara baik festival maupun acara-acara di lingkungan kampus atau sekolah.